Sebagai bentuk komitmen sosial dan spiritual, rombongan komunitas Ikhwan TQN Jakarta menyerahkan hibah berupa alat Early Warning System (EWS) untuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya, pada Kamis, 10 Juli 2025.
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Pangersa H. Ahmad Masykur Firdaus Arifin, pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya, dan turut disaksikan oleh jajaran pengurus pondok serta perwakilan dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya.
Rombongan yang turut serta dalam agenda ini terdiri dari para profesional lintas sektor, yaitu: M. Yasin (Direktur PT. Nasuha Global Kreasi), Arifin Ardi (Direktur Fortuna Argatech), Okky Martino Fernando (Sales Engineer Fortuna Argatech), Nugraha Romadhan (Direktur WALAYAH), Sururi dan Tim IT dari LDTQN Jakarta.
Adapun alat yang dihibahkan meliputi:
- 2 unit EWS Longsor
- 1 unit EWS Banjir
- 1 unit Alarm Tsunami
Seluruh perangkat ini dirancang agar bisa mendeteksi potensi bencana secara real-time, membantu daerah rawan dalam melakukan deteksi dini dan meningkatkan respons tanggap darurat secara cepat dan akurat.
“Semoga keberadaan alat ini dapat bermanfaat besar untuk masyarakat, dan menjadi bagian dari upaya perlindungan bersama,” ujar Arifin Ardi, Direktur Fortuna Argatech.
Menariknya, momen ini juga bertepatan dengan Milad ke-120 Pondok Pesantren Suryalaya, menambah nilai simbolik sekaligus spiritual dalam proses penyerahan alat. Ini menjadi bentuk kolaborasi antara ikhtiar teknologi, komitmen sosial, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Abah Anom.
Sebagai bagian dari PT. Nasuha Global Kreasi, kami merasa bersyukur bisa turut berkontribusi dalam agenda yang bermakna ini. Kami percaya bahwa sinergi antara dunia usaha dan nilai-nilai kemanusiaan akan memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

